BKSDA Sulteng, Optimalkan Efektivitas Kinerja, Etos Kerja Aparaturn

oleh -

MetroLacak.com,Sulteng – Salah satu persoalan mendasar dalam mengembangkan suatu organisasi atau institusi seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Tengah (BKSDA) yaitu Leadership (kepemimpinan). Untuk mengubah image dan paradigma staf Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memiliki kinerja dan etos kerja yang mumpuni dalam melayani masyarakat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Hi. Asmuni,M.Si mengatakan bahwa BKSDA Sulteng yang memiliki areal konservasi (Pelestarian) yang berada di 12 Kabupaten 1 Kota. Untuk mengoptimalkan kinerja dan etos kerja sebagai pelayan di masyarakat olehnya itu semua informasi harus dicerna yang dari masyarakat kemudian akan dibedah dan dianalisis dari berbagai aspek, antara lain aspek dari sumber daya manusianya (SDM).

Agar konservasi di Provinsi Sulawesi Tengah semakin lebih baik penanganannya, dimana saat ini Indonesia hutan konservasinya mengalami deferostasi (satu penggundulan hutan, perambahan hutan) yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab 40% konservasi Indonesia mengalami kerusakan sumber Dirjen LHK Departemen Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI.

Dikatakannya salah satu tolak ukur keberhasilan kinerja dan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Tengah adalah dengan berhasilnya secara kronologis menangkap perburuan hewan yang dilindungi di Kabupaten Morowali Utara, dimana hewan tersebut salah satu satwa langka, oknumnya tersebut telah diproses dan sudah menjadi tersangka. (dir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.