Bupati Wajo Hadiri Halal Bi halal Rumpun Keluarga Arung Matoa Lakoro Batara Wajo

oleh -

Metrolacak.com_Wajo – Rumpun keluarga Arung Matoa La Koro Batara Wajo Raja Wajo ke XLI, menggelar halal bi halal yang bertempat di Lesehan JQ Jl. Rusa No.8 , Minggu 23/6/2019.

“Halal Bi Halal ini juga sebagai ajang pertemuan untuk pererat silaturrahm rumpun anak cucu yang tersebar di seluruh Indonesia guna mempererat silaturrahmi dan yang menjadi pertemuan adalah untuk saling berbagi semangat sebagai keturunan Keluarga Arung Matoa Lakoro ,” ujarnya

Dalam sambutan rumpun keluarga Arung Matoa La Koro Batara Wajo mengatakan bahwa acara ini adalah yang paling khidmat, dan biasanya dilaksanakan di Atakkae dulu dulunya, acara ini dulunya hanya sebatas arisan keluarga kemudian ditingkatkan ke acara seperti ini sebuah kerukunan keluarga lakoro Batara Wajo, dan program ini biasaya memberikan bantuan.

“Penghargaan kami kepada leluhur Ini semacam menghormati leluhur. Apa yang dilakukan dulu dulunya kepada keturunan tomanurung yang ada di Wajo, dulunya ketika negara kacau balau muncul seorang yang punya kesaktian untuk mempersatukan waktu itu dan dianggap sebagai pahlawan dan dimohon untuk menjadi raja waktu itu, dan juga begitu pula di daerah-daerah lain, sehingga inilah cikal bakal keturunan wija to manurung,” ungkap salah satu rumpun keluarga.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud, dalam sambutan menyampaikan bahwa mendapatkan Kehormatan di tengah-tengah rumpun keluarga Arung Matoa La Koro Batara Wajo disini mempelajari nilai-nilai kearifan lokal dengan mempelajari nilai-nilai dasar dari Arung Matoa, sehingga tercipta sebuah buku yang sudah di launching beberapa waktu yang lalu.

“Puji syukur dengan dan rasa bangga dan rasa kekeluargaan serta persaudaraan dan kami menganggap diri sebagai anak, dengan hadirnya orang orang tua yang bisa memberikan nasehat dan spirit,” tutur Amran Mahmud.

Juga disampaikan bahwa dia selalu berkomunikasi dengan Petta Midin Atau H. Andi Asmidin untuk Meminta nasehat dan saran dengan segala keterbatasan, dan berusaha semaksimal mungkin serta kerja keras dengan semangat kebersamaan dengan disupport dari keluarga Arung Matoa La Koro Batara Wajo.

“Kedepannya kami akan membangun sinergitas dengan membangun nilai-nilai bukan hanya infrastruktur yang dibangun, tapi kita juga bangun nilai-nilai atau sumber daya manusianya dan mencari bantuan bukan hanya di daerah tapi juga di pusat, targetnya berupa infrastruktur sehingga ekonomi bisa jalan, juga ingin mencoba membangun nilai-nilai dengan keterbatasan ilmu-ilmu kearifan lokal dan akan dicoba padukan dengan nilai-nilai agama.

“Kami sangat berharap masukan dari Armawa dengan buah buah pikirannya, sehingga kami dapat menjalankan roda pemerintahan 5 tahun kedepan, ada yang perlu diluruskan diarahkan melalui generasi-generasi kami,” jelas Amran Mahmud.

Pembangunan icon wisata Masjid Cantik, yang merupakan pintu gerbang wisata yang merupakan wisata terpadu di danau Tempe. dengan lapaduppa sebagai pintu gerbangnya. dengan memperkenalkan berbagai macam produk souvenir khas Wajo, juga branding Sutra Wajo dan sektor lainnya sehingga mengembalikan ikon Wajo menjadi kota Sutera atau Kota Wisata, jelasnya.

“Ujung-ujungnya bagaimana mensejahterakan masyarakat kita, kami membuka diri kepada semuanya, siap mensuport organisasi dari arung matoa Batara Wajo dengan rencana rencananya yang ke depan.” Harap Bupati Wajo menutup sambutannya. (Humas Pemkab Wajo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.