Kasus pencabulan Anak dibawa Umur Di Desa Tembang Dikenakan Pasal Berlapis

oleh -

Metrolacak.Com,Enrekang — jajaran Polres Enrekang menggelar Press Release, Jumat (20/9/2019) terkait kasus pencabulan anak dibawah umur yang saat ini sedang berproses.

Pelaku utama pencabulan anak dibawah umur tersebut berinisial MR, salah seorang warga yang berdomisili di Dusun Lapporan, Desa Temban, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, terhadap sejumlah korbannya, berhasil diamankan sesuai laporan polisi Nomor : LP/10/IX/Polda Sukses/Res Enrekang/Sek Enrekang, 16/9- 2019)

Demikian disampaikan Plh Kapolres Enrekang AKBP M Fithrah Saleh, yang juga menjabat Kabagrenprogar Rorena Polda Sulsel, didampingi Kapolsek Enrekang, AKP Antonius T, S.Pd., dan Kanit Reskrim Polsek Enrekang Aiptu Safaruddin.

Menurut pengakuan pelaku yang dituturkan Plh Kapolres, pelaku melakukan serangkaian bujuk rayu degan memberi makanan kepada korban, memberi fasilitas game Playstation (PS 2 ) dan mengiming imingi korban uang sebesar Rp.50 ribu hingga Rp.100 ribu.

Masih pengakuan tersangka, kata AKBP Fitrah, pada Agustus 2019 lalu, pelaku

melakukan perbuatan cabul dengan cara memegang kemaluan dan mengisap alat kemaluan (venis) korban , serta pelaku menyuruh korban untuk memasukkan alat kemaluan (venisnya) ke lubang pantat (Anus) pelaku.

Dengan kasus tetsebut, sambung AKBP Fitrah, pelaku akan dijerat pasal berlapis yaitu, pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor : 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selanjutnya, terduga pelaku pencabulan juga dijerat Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan anak menjadi UU Jo Pasal 64 ayat (1) .(bahri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.