Mutasi Esalon III dan IV di Sidrap dinilai Semraut

oleh -

Metrolacak.Com,Sidrap — Dimana-mana terjadi cerita di daerah Bumi Nene Mallomo bahwa mutasi yang digelar pada Jum’at (13/9) malam lalu untuk esalon III dan IV di Lingkup Pemda Sidrap adalah mutasi yang dinilai semraut yang diduga tidak melibatkan Baperjakat. “Buktinya di Kelurahan Ponrangae,  Kecamatan Pituriawa, Sidrap yang diangkat salah seorang perempuan atas nama Artati,SE dengan pangkat III/b  sebagai Lurah Ponrangae sementara bawahannya ada yang berpangkat III/c dan adapula yang berpangkat iii/d,” uangkap sumber-sumber itu yang minta namanya tidak disebut di media.

Lanjut sumber itu menjelaskan bahwa mestinya pangkat dasar seorang PNS yang bisa diangkat sebagai lurah adalah pangkat dasar III/c.

Yang paling aneh dan bisa dikategorikan sebagai pelanggaran adalah  Lurah Ponrangae Artati yang berpangkat  III/b sedangkan bawahannya Kasi Pemerintahaan Muh Jafar adalah pangkatnya III/c dan Amiruddin adalah pangkatnya III/d.

Sudirman mantan Lurah Ponrangae yang dihubungi via HP selulernya pada Rabu siang mengatakan bahwa saya hanya heran kenapa bisa begiini, “Lurah diangkat dengan pangkat III/b sedangkan bawahannya lebih senior pangkatnya. Berarti pangkat perajurit menyuruh-nyuruh yang berpangkat kapten, “ujarnya dengan nada tertawa.

Sementara Waris salah seorang mantan Camat Watangpulu Sidrap yang dihubungi via HP selulernya mengatakan bahwa mutasi yang dilaksanakan Bupati Sidrap H Dollah Mando dengan mengkamarkan alias memberi jabatan fungsional sekitar 37 orang adalah dinilai pelanggaran.

“Termasuk yang dilakukan Bapak Bupati H Dolah Mando itu adalah dengan melakukan mutasi 2 kali dalam dua tahun.  Insya Allah dalam waktu singkat ini saya akan pertanyakan di DPRD Sidrap dan Mendagri, ” katanya.(dis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *