Pembinaan Iman Umat Harus Mengikuti Perkembangan Teknologi

oleh -

Metrolacak.com, Kupang. Di era milenial sekarang ini dalam membimbing iman umat, gereja juga harus mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Karena itu umat harus dibina ketahanan mental agar tidak terpengarauh dengan perkembangan teknologi ini.

“Saya harapkan agar pihak gereja dalam membina iman umat juga harus juga ditekankan agar tidak terpengaruh dengan informasi miring yang dapat mengadu domba. Saat ini banyak sekali komenkomen di media sosial tentang agama. Ada yang positif namun ada yang juga yang negatif.

Karena itu harus pandai penadai memilah, kata Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sambutannya ketika meresmikan Rumah Pastori, Gereja Lahairoi Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Ahad (1/9).

Dia menekankan jika ketahanan iman dan ketahanan mental umat harus kearah poisitf. “Para pemimpin gereja harus ikut berberan membina iman umat sesuai ajaran agama yang ada. Karena jika terpengaruh, terhasut oleh perkembangan teknologi yang negatif. Umat harus mengabaikan hal itu,” harap Korinus Masneno.

Karena itu jelas Korinus, umat siap menjadi penyaring yang baik dari informasi luar yang dapat mempengaruhi Kasih terhadap sesama.”Saya harapkan pihak gereja mengembankan iman umat berlandaskan kasih. Harus bisa menyaring informasi-informasi did maya yang berupaya manghasut. Gereja harus ikut membantu pemerintah mengatasi masalah ini,” harap Korinus.

Selain membina iman umat, Korinus juga mengharapkan agar gereja yang menjadi pilar utama pembangunan Iman Kristen, juga ikut berperan aktif dalam pembangunan di Kabupaten Kupang. “Saya harapkan agar pihak gereja turut berperan aktif dalam pembangunan. Gerakan umatnya ikut berpartisipasi dalam setiap bidang pembangunan yang ada,” ujar Korinus.

Korinus Masneno juga memberikan apresiasi tentang keinginan umat memiliki bangunan gereja dan rumah pastori yang memadai. “Saya apresiasi umat Lahairoi yang dengan keterbatasan berjuang selama 13 tahun dan berhasil membangun rumah Pastori. Proficiat,” ujar Korinus.

Sementara itu Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Timor, Pendeta Dr Mery Kolimon, S.Th dalam suara gembalanya menjelaskan saat mendirikan pembangunan rumah Pastori ini umat gereja Lahairoi hanya 70 KK saja. “Tetapi dengan tekad pembangunan iman akhirnya mereka berhasil membangun rumah pastori ini walau memakan waktu cukup lama, 13 tahun lamanya. Dan saat ini jumah umatnya sudah menjadi 128 KK atau 458 jiwa,” jelas Pendeta Dr Mery Kolimon, S.Th. MS Widodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.