Syafrudin, 4151 Rumah Rusak Berat Terdampak Gempa, 1500 sudah direhabilitasi

oleh -

Metrolacak.Palu. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Konstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu, Syarifudin, ST, MT mengatakan dari 4151 rumah rusak berat yang terdampak gempa bumi tanggal 28 September 2018, sudah 1500 rumah yang direhabilitasi untuk tahap 1 (30/8/2019) di Kantor BPBD Kota Palu Sulawesi Tengah.

Menurutnya, kerusakan rumah berat yang direhabilitasi sejak bulan Mei 2019 sampai saat ini. Untuk pelaksanaan rehabilitasi rumah rusak berat se Kota Palu Ini, melibatkan kelompok masyarakat (Pokmas).

Di mana unsur masyarakat yang terlibat dalam merehabilitasi rumah rusak berat tersebut. Dengan bantuan 1 unit rusak berat bernilai Rp. 50.000.000,- dengan mekanisme sesuai aturan 40 juta material bangunan dan 10 juta ongkos tukang yang ditransfer ke rekening pemilik rumah tersebut.

Pembangunan dan rehabilitasi rumah rusak berat tahap I Kota Palu termasuk yang paling lancer dengan manajemen sistem Pokmas serta memvalidasi dan mengakurasi data kerusakan rumah rusak berat secara komprehensif dan berkorelasi dengan data RT serta kelurahan dibantu dengan tim assessment dari pihak terkait seperti PUPR dan BNPB.

Lanjut Syarifudin, untuk kerusakan rumah rusak sedang dan ringan, masuk dalam tahap II yaitu antara September dan Oktober 2019. Pelaksanaannya sama dengan tahap I juga, yang melibatkan kelompok Masyarakat (POKMAS). Ada 41.000 yang rusak sedang dan ringan yang akan direhabilitasi.

Untuk kejelasan informasi yang lebih detail dari pihak BNPB Kota Palu dengan ini diharapkan masyarakat untuk mengakses secara online rumah, baik rumah yang rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang serta rumah yang terdampak tsunami, likuifaksi dengan mengakses situs BNPB Kota Palu yaitu Bit.ly/infowargapalu, untuk menyamakan proses data yang ada di Kelurahan secara komprehensif. Ujar syarifudin. (dir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.