Mayat di Temukan di Kos Berlantai Tiga di Makassar, Ini Penjelasan Kapolsek Bontoala Makassar

oleh -

Makassar Quick Respon Polsek Bontoala Polrestabes Makassar dan jajaran kembali diperlihatkan, hal ini dibuktikan dengan respon cepat yang dilakukan Polsek Bontoala Polrestabes Makassar mengatasi sejumlah kasus dan laporan warga.

Seperti yang terlihat Oleh wartawan, Kapolsek Bontoala Polrestabes Makassar Kompol Andriyani Lilikay beserta anggotanya Mendatangi TKP dan evakuasi penemuan salah seorang mayat pria di dalam kamar Kos  Berlantai tiga di jalan Ujung No 81 Kelurahan Parang Layang Kecamatan Bontoala Kota Makassar, Selasa (14/01/20).

Kompol Andriyani LiLikay mengatakan bahwa awalnya Anggota SPKT Polsek Bontoala Polrestabes Makassar Aiptu .M.Suhaib menerima laporan dari warga setempat dan langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Menurut keterangan saksi, Arman (32) mengatakan bahwa, dirinya menerima telepon dari pemilik Kos H.Abd Rahim (60) bahwa kamar no 17 dalam keadaan terbuka, selanjutnya Arman (32) membuka pintu kos dan melihat mayat laki laki tanpa memakai baju dan hanya bercelana pendek terbujur kaku diatas ranjang dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Setelah tiba dilokasi, personil polsek Bontoala Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bontoala Kompol Andriyani Lilikay langsung menghubungi tim dokter forensik dari rumah sakit bhayangkara dengan di dampingi oleh tim Inafis Polrestabes makassar guna melakukan pengecekan jenazah dengan pengambilan sidik jari dan evakuasi mayat.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, sementara bahwa kondisi korban dalam keadaan tidak memakai baju dan hanya memakai celana pendek warna krem dan mengeluarkan darah di hidung serta memar pada mata sebelah kanan dimana mayat tersebut di perkirakan meninggal sudah 3 hari.

Identitas mayat tersebut bernama David Allan Mahardika,(28) yang beralamat di madidir ure,kelurahan madidir ure kecamatan madidir kota bitung sulawesi utara.

Setelah mayat sudah di evakuasi, selanjutnya Kapolsek Bontoala Polrestabes Makassar Kompol Andriyani Lilikay Memerintahkan anggotanya guna memasang Polis line di Tempat kejadian perkara sambil menunggu hasil dari tim Fokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar.

“Benar, ada mayat di temukan di dalam kamar, untuk sementara penyebab kematiannya sementara di selidiki dan saat ini mayat tersebut sudah di tangani oleh tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk kepentingan penyidikan.” Tutup Kompol Andriyani Lilikay.

Laporan : SUFRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *