Gubernur Sulbar Klarifikasi Pasien Positif Covid-19

oleh -

Metrolacak.com, Sulbar – Jumlah positif Covid-19 di Sulbar sampai 30 Maret 2020 adalah satu orang. Hal tersebut sesuai dengan penyampaian Dirjen P2P Kementerian Kesehatan pada 29 Maret 2020, sebagai Juru Bicara Covid-19.

“Saat ini pasien dirawat di RS Regional Mamuju. Khusus pasien positif ini, perlu diklarifikasi bahwa yang bersangkutan tersebut awalnya terdata di Sulsel, namun setelah berkoordinasi dengan Kemenkes Pusat dengan Dinkes Sulsel, maka diputuskan data tersebut menjadi data Sulbar,” terang Ali Baal, Selasa (31/3/2020).

Selain memberikan klarifikasi, Ali Baal juga menjelaskan tentang kronologi pasien, mulai dari berangkatnya dari Bogor sampai tiba di Bandara Hasanuddin Makassar hingga dirawat di RS Unhas, sampai dengan pulangnya ke Majene.

“Pihak Dinkes Sulbar tidak mendapatkan informasi resmi terkait hal ini, namun pada 29 Maret 2020 diperoleh informasi dari sosial media bahwa dikabarkan anak pesantren asal Majene dari Bogor dinyatakan positif Corona. Dari ini informasi inilah maka pihak Dinkes Sulbar menelusuri kasus ini dengan berkoordinasi dengan Dinkes Majene dan Dinkes Sulsel, maupun Kementerian Kesehatan. Seteleh ditelusuri di Dinkes Sulsel, ternyata diperoleh informasi memang terdapat pasien positif Covid-19 dari Majene yang terdata di Sulsel tertanggal 28 Maret 2020,” beber Ali Baal.

Adapun rincian laporan situasi Covid-19 di Sulbar pertanggal 30 Maret 2020 pukul 08.20 Wita yakni, Mamasa jumlah ODP 136, selesai pemantauan 26, proses pemantauan 110 dan PDP kosong. Polewali Mandar jumlah ODP 132 orang, selesai pemantauan 37 orang, proses pemantauan 95 orang dan PDP satu orang. Majene jumlah ODP 87 orang, selesai pemantauan 67 orang, proses pemantauan 20 orang, PDP satu orang, dan positif Covid-19 satu orang.

Kemudian, Mamuju jumlah ODP 21 orang, selesai pemantauan satu orang, proses pemantauan 20 orang dan PDP dua orang. Mamuju Tengah jumlah ODP 61 orang, selesai pemantauan 34 orang, proses pemantauan 27 orang dan PDP kosong. Pasangkayu jumlah ODP 95 orang, selesai pemantauan 12 orang, proses pemantauan 83 orang dan PDP kosong. (Sudir/Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *