Polres Tana Toraja Turunkan Personil Lakukan Pencarian dan Evakuasi Korban Tanah Longsor di Makale Selatan

oleh -

Metro-Lacak.com

Tana Toraja — Hujan deras selama berjam jam tanpa jeda yang mengguyur Kab. Tana Toraja pada hari Sabtu (4/04/2020) kemarin, mengakibatkan banjir hingga di berbagai titik di area kota Makale.

Hujan deras tersebut bukan hanya mengakibatkan banjir, bahkan mengakibatkan terjadinya kejadian tanah longsor di berbagai kecamatan.

Seperti informasi yang di kabarkan oleh Humas Polres Tana Toraja, salah satu kejadian tanah longsor terjadi di wilayah kecamatan Makale Selatan, tepatnya di di Kampung Bottong Dusun Putu’ Lembang Randan Batu, kejadiannya sabtu (4/04/2020) sekitar Pukul 23.00 dini hari.

Longsor yang terjadi ini akibatkan 3 rumah warga alami kerusakan, bahkan 3 warga dilaporkan meninggal dunia pada peristiwa ini.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian yang turun ke lokasi kejadian di Minggu (5/04/2020), kronologi kejadiannya menyebutkan bahwa dari keterangan saksi – saksi di lokasi, pada hari sabtu tanggal 04 April 2020 wilayah Lembang Randan Batu diguyur hujan dari sore hingga malam dan sekitar pukul 23.00 wita terjadi tanah longsor di Dusun. Putu’ yang mengakibatkan 1  rumah warga terbawa ikut longsoran yang berdiameter besar, sehingga rumah tersebut tertimbun longsoran yang mengakibatkan ke 3 korban penghuninya meninggal dunia,  dan mengakibatkan pula 2 rumah warga lainnya alami kerusakan parah.

Pasca kejadian, Aparat kepolisian, Polres Tana Toraja di Minggu pagi (5/04/2020) segera melakukan langkah langkah kepolisian dengan menurunkan personilnya yang terdiri dari Personil Polsek Makale, Inafis Sat Reskrim dan personil yang berada di Mapolres Tana Toraja.

Personil Polsek Makale bersama Inafis Sat Reskrim terlebih dahulu tiba di lokasi, dengan melewati medan berat akibat adanya longsoran longsoran kecil yang menutupi jalan yang menuju ke dusun Putu’.

Personil Polres Tana Toraja yang tiba lebih awal ini segera melakukan evakuasi dan pencarian korban meninggal, yang dibantu oleh warga setempat yang juga turun membantu upaya evakuasi.

Humas Polres Tana Toraja, Aiptu Erwin yang kembali di konfirmasi memberikan keterangan terkait upaya kepolisan yang dilakukan di lokasi kejadian.

”  Kapolsek Makale AKP Yacob Parinding bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Ridwan dan Personil Polsek Makale mendatangi TKP dan langsung melakukan evakuasi dan pencarian korban, sementara Unit Identifikasi Polres Tana Toraja yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan dan Kanit Identifikasi Ipda Iskandar yang juga tiba di lokasi kejadian juga turut membantu evakuasi, dan Tim Inafis Sat Reskrim lakukan identifikasi kepada korban yang berhasil ditemukan “. Kata Erwin.

Dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya longsoran susulan, Aparat Kepolisian bersama TNI ( yang turun pula ke lokasi kejadian)  memberikan himbaun ke warga untuk mengevakuasi diri, lebih tepatnya mengungsi sementara untuk menghindari adanya longsor susulan.

Selain dari aparat kepolisan dan TNI, pihak terkait yang berhasil menembus beratnya medan menuju ke lokasi tanah longsor ini, sebagai berikut :
– Wakil Bupati Tana Toraja Victor D. Batara bersama Ibu Wakil Ketua PKK.
– Ibu Ketua PKK Tana Toraja Ny. Rospina Napa Biringkanae.
Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan
Kapolsek Makale AKP Y. Parinding
– Danramil Makale Lettu Agustinus
Kanit Identifikasi IPDA Iskandar
Camat Makale Selatan Marthen Barapadang
– Kepala Puskesmas Makale Selatan dr. Agustina
– Kepala Lembang Randan Batu Bertus.
– Dinas Sosial Tana Toraja.

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP. Liliek Tribhawono Iryanto bersama Dandim 1414 / Tator Letkol Czi. Zainal Arifin yang bermaksud segera ke lokasi, menemui hambatan, kendaraan yang di tumpangi oleh kedua pejabat unsur Forkopimda Tana Toraja ini tidak mampu melintasi beratnya medan jalan yang menuju ke lokasi, dan dengan sangat terpaksa keduanya pun lakukan kontrol upaya evakuasi yang dilakukan oleh personilnya dengan menggunakan sarana komunikasi seluler.

Berikut informasi korban jiwa yang tertimbun tanah longsor :
1. Lel. BOTTONG, Umur 70 Tahun, Pekerjaan Tani, Agama Hindu Alukta, Alamat Dsn Putu’ Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan.
2. Per. RISA’, Umur 35 Tahun, Pekerjaan IRT, Agama Katolik, Alamat Dsn Putu’ Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan.
3. Lel. YAN, Umur 15 Tahun, Pekerjaan Pelajar, Agama Katolik, Alamat Alamat Dsn Putu’ Lembang Randan Batu Kec. Makale Selatan.

Dengan mempertimbangkan adanya retakan retakan pada tebing yang berpotensi pada terjadinya tanah longsor susulan, 8 KK yang berada di sekitar lokasi kejadian sangat di sarankan untuk mengungsi.

Berikut 8 Keluarga yang diminta segera mengungsi, yaitu :
1.YOHANIS PALULLUNGAN, memliki penghuni rumah sebanyak 7 Jiwa
2. RABA’ , memliki penghuni rumah sebanyak 5 Jiwa
3.DENGGO, memliki penghuni rumah sebanyak 4 Jiwa.
4. LAI MATTENG, memliki penghuni rumah sebanyak 4 Jiwa.
5. LAI DUDUNG, memliki penghuni rumah sebanyak 4 Jiwa
6. LAMBA’ , memliki penghuni rumah sebanyak 8 Jiwa
7. KALA’ memliki penghuni rumah sebanyak 8 Jiwa
8. RURU, memliki penghuni rumah sebanyak 2 Jiwa.

Dan informasi selanjutnya yang di himpun, bahwa saat ini Pemerintah setempat yakni Camat, Kepala Lembang dan Kepala Dusun akan mendata warga yang rumahnya berpotensi mengalami musibah longsoran, dimana rencananya mereka akan diungsikan sementara untuk mencegah timbulnya korban jiwa.

Sumber : Humas Polres Tana Toraja
Laporan : Sufri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *