Genjot Sektor Pariwisata Pemda Berkolaborasi Pengembangan Pariwisata PP IKM Sidrap dan ISA SIdrap Berkunjung Ke Sidrap

oleh -

Metrolacak.com, Sidrap—Tak Perlu menunggu lama, usai dilantik (22/2-2021), bersama Syahrir Muhammad, ketua umum Ikatan Sarjana Asal Sidenreng Rappang – ISA Sidrap, Mahmud Lakaiya, didampingi Sekjen Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidenreng Rappang – IKM Sidrap, Maryono, langsung pulang kampung mengunjungi sejumlah potensi pengembangan wisata daerah Sidrap, Rabu (24/2-2024.)

Kunjungan ini kata Maryono adalah tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga S. Uno, di Jakarta pekan lalu.

Pada pertemuan tersebut Kadis Pariwisata Sidrap, Andi Anis Dahlan, memaparkan sejumlah potensi pariwisata Sidrap, diantaranya Danau Sidenreng, Air terjun compong, wisata pertanian, rest area Datae dan lainnya.

Menurut Andi Anis, menteri Sandiaga, merespon baik Sidrap dikembangkan jadi destinasi wisata unggulan karena letak geografis bumi nene’ mallomo, berada dijasira utara Sulsel dan jalur utama ke daerah wisata Toraja, wajo dan luwu.

Bahkan lanjut Andi Anis, pak menteri paham betul tentang Sidrap, sebagai lumbung beras nasional. ” kami berterima kasih kepada Kabupaten Sidrap, karena selama ini Produksi beras Sidrap telah kami nikmati ” ujar Sandiaga Salahuddin Uno, sebagaimana disampaikan Andi Anis, Rabu (24/2-2024), saat mendampingi Bupati Sidrap H. Dollah Mando, Ketum ISA Sidrap Mahmud lakaiya, Sekjen IKM Sidrap, Maryono dan Syahrir Muhammad, tokoh Sidrap yang bermukim di Jakarta yang memfasilitasi pertemuan dengan meteri pariwisata.

Kesungguhan H. Dollah mando, mengembangkan sektor pariwisata, usai kunjungi Mojong, langsung bersama Syahrir Muhammad, melanjutkan perjalanan ke air terjung Compong, salah satu objek wisata alam yang terbilang masih “perawan tintin”
Karena air terjun bertingkat ini belum terjamah, meski keindahan dan pesonanya bak perawan desa yang tengah bersolek.

Menurut Mahmud, yang juga Sekretaris jenderal Persatuan Konsultan Indonesia – Perkindo, kunjungannya kesejumlah objek wisata, guna melakukan pemetaan perencanaan pemetaan untuk melengkapi dokumen sebagaimana diisyaratkan kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal ini harus berpacu dengan waktu, karena realisasi program dimulai tahun ini, ujar Mahmud, sembari menikmati kelezatan gorengan belibis alias cuwiwi, traktiran kadis Pariwisata Sidrap, Andi Anis Dahlan. ” cuwiwi dan Apang juga potensi pariwisata kuliner yang berpotensi gaet wisatawan, dan Sidrap tak hanya jadi daerah singgah tapi sudah saatnya menjadi daerah tujuan wisata nasional dan manca negara” cetus Syahrir Muhammad, putra kelahiran Ciro-ciroE Wattang Pulu Sidrap, sembari memuji respon kesungguhan bupati Sidrap untuk menjsdikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan Sidrap setelah beras. Menurut alumni SMK Pertanian ciro-ciroe ini, H. Dollah mando, mantan pamong praja di bidang pertanian, paham bahwa Sidrap tak cukup punya lahan untuk mengembankan kelapa Sawit dan tidak memiliki potensi migas untuk mendongkrak PAD, maka pilihan tepat adalah menggenjot pengembangan sektor pariwisata dan ini pilihan cerdas seorang visioner, H. Dollah mando, puji Syahrir.(Ris/Bahri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *