Tim Sergap BNN Sulteng Berhasil Ringkus 12 Orang Penyabu

oleh -

Metrolacak.com, Palu Sulteng.- Peredaran Narkoba jenis Sabu-sabu di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tepatnya di beberapa titik lokasi transaksi di Kota Palu, secara beruntun di sergap oleh tim Gabungan Polda Sulteng maupun tim BNN.

respon positif pun serta suport dari sejumlah warga tak terelakan Bahkan sembari menyarankan menyatakan jangan hanya pengecer kecil namun sang bandar besar alias penyuplai ditangkap warga akan membantu memberikan informasi bila ada yang dicurigai sebagai penyuplay sehingga tidak adalagi yang gentayangan bertransaksi. Kami resa terganggu karena para oknum tak kenal waktu. Pungkas warga. (Nama sengaja tidak di publikasikan) Kesal sumber.

Ditempat terpisah.Kepala BNN Sulteng. Kombes Pol Hagnyono. SH. Menanggapi sekaligus Membenarkan, sesuai laporan masyarakat dikuatkan dengan bukti yang kuat, pihak BNN segera menidaklanjuti, sesuai prosudur melakukan pemantauan sekaligus penyergapan terlebih dahulu tim melakukan Koordinasi guna persiapan turun yang berpedoman pada Undang Undang Narkotika No 35 Tahun 2009. Paparnya

Kembali dijelaskanya titik lokasi yang dimaksud yakni salah satu Rumah warga yang berada di lorong kuburan Kelurahan Tatanga, dari hasil penyergapan dilakukan ditemukan 2,5 Gram jenis sabu serta 12 orang berhasil diamankan, saat ini masih dalam proses penyeledikan, tambahnya perlu di ketahui proses pengembangan penyeledikan mulai dari 3 kali 24 jam, sampai 6 hari bila hasil proses pengembangan menyatakan yang diamankan merupakan tersangka, maka proses berlanjut. Tuturnya.

Sebelum menutup keteranganya. Dengan nada santun Ia menghimbau sekaligus mengharapkan agar sejumlah pihak maupun warga dapat sinergi bekerja sama dalam menuntaskan peredaran narkoba, saling memberikan informasi sehingga bentuk ataupun gerak laku serta jaringan peredaran narkoba diketahui.

Ia juga mengingatkan sudah barang tentu kita ketahui bahwa narkoba selain merusak generasi juga dapat mematikan. Untuk itu kepada seluruh lapisan masyarakat dapat saling memahami serta memberikan ruang gerak kepada sejumlah mitra kerja yang melakukan pemberantasan narkoba dilapangan. Bekerja sama merupakan bentuk penyelamatan bagi regenerasi berikutnya serta kenyamanan lingkungan bebas Narkoba. Tandasnya, demikian. Del

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *