Jangan Coba-coba Balapan Liar, Ini Jumlah Personil Polres yang Diterjunkan

oleh -

Palopo– Aksi balapan liar yang kerap terjadi pada sejumlah lokasi di Palopo pada malam hingga dini hari, sudah sangat meresahkan warga. Bahkan, tak jarang diwarnai penganiayaan. Insiden terakhir pada Minggu, 5 September 2021 dini hari, sebuah motor ‘bang jago’ dibakar massa.

“Kurang lebih 70 personil akan dibagi jadi lima grup. Nantinya tiap grup akan melakukan penjagaan di lokasi yang telah ditunjuk,” kata Kasubag Humas Polres Palopo AKP Edi Sulistio yang dikonfirmasi Palopo Pos, Selasa, 7 September 2021.

Menurutnya, ada lima lokasi yang sering dijadikan sebagai arena balapan liar. Yakni sekitar Gedung Saodenrae akan dijaga Unit Lalulintas, Jl. Imam Bonjol akan dijaga Polsek Wara Utara, sekitaran Terminal dijaga Unit Reskrim, Intelkam dan Unit Narkoba, sekitar Balai Kota dan Lapangan Pancasila dijaga Polsek Wara, dan terakhir Jl. Lingkar Timur akan dijaga Unit Sabhara.

Penjagaan untuk mengantisipasi aksi balap liar dan gangguan Kamtibmas lainnya itu, menurut Edi Sulistio, akan diperketat pada malam hari.

“Penjagaan akan diperketat pada malam hari, khususnya pada Jumat malam dan Sabtu malam. Mengingat informasi kejadian seperti balap liar dan aksi kriminal lainnya kerap terjadi pada malam tersebut seperti kejadian penganiayaan oleh OTK di Jl. Kartini, Minggu, 5 September sekitar pukul 01:30 Wita dini hari lalu, yang kemudian disusul pembakaran sepeda motor OTK yang tertinggal di lokasi oleh warga yang tersulut emosi,” sebutnya.

Disebutkan pula oleh perwira tiga balok di pundak ini, jika ada yang tertangkap atau terjaring oleh personil yang berjaga, nantinya akan dilakukan proses hukum tergantung dari pelanggaran yang dilakukan.

“Jika ada yang tertangkap oleh personil yang berjaga, nantinya yang tertangkap itu akan dilakukan proses hukum sesuai pelanggaran yang dilakukan. Misalkan ada yang diamankan karena balap liar, itu akan diserahkan ke Unit Lalulintas untuk proses lebih lanjut dan jika melakukan tindak kriminal, itu akan diserahkan ke Unit Reskrim,” jelasnya.

 

Laporan : Sufri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *