Ratusan Warga Desa Buae Antusias Ikuti Reses Syaharuddin Alrief

oleh -

Metrolacak.com, SIDRAP, –Wakil ketua satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, H.Syaharuddin Alrief menggelar reses atau temu konstituen di Desa Bue, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (17/11/2022) malam.

Dalam reses itu, warga Buae Antusias, itu terlihat begitu banyaknya masyarakat yang hadir, sekira 600 warga yang datang memenuhi lapangan Desa Buae, selain para tokoh masyarakat setempat, hadir pula pengurus Nasdem Kecamatan, juga Ketua DPD NasDem Sidrap Samsu Marlin dan Ketua DPRD Sidrap.

Kepala Desa Buae H.Laupe Umar dalam sambutannya menyampaikan terimakasihnya kepada Legislator NasDem Sulsel tersebut yang telah memilih desanya menjadi salah satu lokasi Kegiatan reses, karena itu ia mengajak masyarakatnya menjadikan momen tersebut untuk menyampaikan aspirasi.

Kepad Syaharuddin Alrief, Kades Buae menyampaikan sejumlah potensi yang ada di Desanya, termasuk kebutuhan desa, salah satunya hutan desa yang saat ini lahannya tidak produktif.

“Ada sekitar 270 Hektar Hutan Desa di desa kami tidak produktif,” ungkapkanya.

Karena itu, Laupe Umar berharap bantuan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel itu agar kawasan hutan desa tersebut bisa produktif dan dapat menyumbang PAD desa.

“Semoga kawasan Hutan desa bisa menjadi lahan produktif, dan nantinya mungkin bisa dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMDEs,” ujarnya, dalam kegiatan reses yang juga banyak keluhan petani terkait kelangkaan pupuk bersubsidi.

Menanggapi itu Syahar yang juga sekretaris Partai Nasdem Sulsel tersebut mengungkapkan telah memperjuangkan permintaan pemerintah desa agar kawasan hutan desa Buae bisa menjadi lahan produktif.

Bahkan tidak hanya untuk desa Buae, namun juga untuk untuk wilayah Pabbaresseng, sebab menurutnya kedua daerah tersebut memiliki potensi lahan yang saat ini belum terkelola baik.

“Saya telah mengurus izinnya ke kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan (KLH) untuk di
usulkan tanam
Kopi dan alpukat di kawasan hutan desa Buae dan Pabbaresseng,” ungkapkanya.

Dan, pada 2023 mendatang, Syahar berkomitmen akan memperjuangkan bantuan 500 ribu bibit kopi di Paberesseng dan 200 ribu batang bibit kopi di Buae.

“Supaya Buae dan Paberesseng ada komoditi baru, Namun tanpa meninggalkan tanaman jagung dan kacang yang selama ini ditanam masyarakat setempat,” katanya.

Sementara itu, menanggapi kelangkaan pupuk bersubsidi, Syahar menyebutkan akan membantu para petani dengan memberikan bantuan pupuk cair sebanyak 500 botol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *